
TRAVEL NEWS | Kamis, 17 September 2026 - 07:01 WIB
Aturan baru penanganan lonjakan turis di kota-kota dunia memicu popularitas tren *slow travel* dan wisata malam hari. Dipadukan dengan kebangkitan jaringan kereta malam Eropa, para pelancong kini dapat menemukan cara yang lebih tenang, personal, dan ramah lingkungan untuk menjelajahi keindahan arsitektur dunia.

TRAVEL NEWS | Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:13 WIB
Tren berwisata dunia pada tahun 2026 mengalami pergeseran signifikan dari kota-kota metropolitan yang padat menuju kawasan pedesaan hening di Eropa. Pendekatan wisata lambat ini mengutamakan keberlanjutan lingkungan, interaksi bermakna dengan warga lokal, serta pencarian ketenangan jiwa di balik sudut-sudut tersembunyi bumi.